Kegiatan HPN Tahun 2026 di Provinsi Banten. Minggu, (8/2/2026). (MataDian.Com/Dian).
MataDian.Com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu menghadiri kegiatan Hari Pers Nasional (HPN). HPN diselenggarakan setiap tahun oleh PWI setiap tanggal 9 Februari.
Untuk tahun 2026, penyelenggaraan HPN pelaksanaannya dipusatkan di Kota Serang Provinsi Banten, dihadiri oleh PWI di seluruh Indonesia, dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.
Dalam penyelenggaraan itu, PWI Provinsi Bengkulu ikut menghadiri penyelenggaraan tersebut, dengan motto “Pergi Bahagia Pulang Bahagia”.
Pada kegiatan HPN, ada beberapa agenda yang dilaksanakan oleh panitia. Salah satunya acara ramah tamah makan malam atau “Gala Dinner “ bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni – A. Dimyati Natakusumah, beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Rekan Wartawan. Berlangsung di Aula Kantor Gubernur. Minggu, (8/2/2026) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan, selamat datang kepada seluruh warga ke Provinsi Banten dalam rangka Hari Pers Nasional tahun 2026.
Dikatakan Gubernur Andra Soni, peringatan hari Pers bukan hanya berdampak pada penguatan sinergi saja antara wartawan dengan Pemerintah. Namun, peringatan Hari Pers juga berdampak pada pengembangan dan pertumbuhan ekonomi, terutama peningkatan untuk menunjang dalam pengembangan sektor wisata di Banten.
Dikatakan gubernur, Pers mempunyai peran penting sebagai kontrol sosial, agar dapat menjadi sebagai fungsi sosial, menghibur, mendidik.
Sebagai mitra Pemerintah Daerah (Pemda), gubernur mengharapkan Pers diharapkan dapat menyebarluaskan informasi tentang kebijakan strategis Pemerintah Daerah kepada masyarakat dan Stakeholder, juga diharapkan menyebar luaskan informasi tentang perkembangan pertumbuhan dan potensi daerah, terkhususnya disektor investasi industri dan pariwisata Banten.
“Saya mengajak kepada insan Pers, sebagai mitra strategis Pemerintah untuk dapat menyebarluaskan informasi mengenai program strategis Pemerintah Daerah kepada masyarakat dan Stakeholder”, pinta Gubernur Andra Soni.
Menurut Gubernur Andra Soni, di tengah Dis irupsi dan Dis Informasi saat ini, Pers diharapkan menjadi Get Kiper dalam dunia media sosial. Dengan jal demikian, gubernur meminta agar HPN 2026, pers bisa menjadi momentum sebagai penjaga publik diera AI dan transportasi digital.
Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Ia secara khusus memuji penampilan tari persembahan khas daerah yang dinilai sangat memukau dan mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Menurut Ahmad Munir, kesuksesan penyelenggaraan HPN 2026 di Banten tidak terlepas dari kepemimpinan Gubernur Andra Soni yang dinilainya mampu menciptakan suasana harmonis antara pemerintah daerah dan insan pers. “Hubungan Pemprov Banten dengan pers sangat baik. Keduanya sudah menyatu dan saling membutuhkan. Ibarat ikan dan air yang tidak bisa dipisahkan,” kata Ahmad Munir. Ia juga menegaskan bahwa kemitraan antara pers dan pemerintah harus terus dijaga agar tetap berjalan dalam koridor profesionalisme. Pers tetap harus kritis, namun pemerintah juga harus terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun.
Ahmad Munir menyoroti besarnya potensi Provinsi Banten, baik dari sisi sejarah maupun tokoh-tokoh pahlawan nasional seperti Ki Ageng Tirtayasa dan para ulama besar Banten. Menurutnya, kekayaan sejarah tersebut harus terus dijaga dan dipromosikan, salah satunya melalui peran pers.
“Banten memang provinsi yang relatif muda, tetapi potensinya luar biasa. Layak berkembang dan maju di berbagai sektor,” ujarnya. Ia juga berpesan agar para wartawan lebih aktif mengeksplorasi potensi daerah yang selama ini belum banyak terangkat ke publik, termasuk sektor UMKM, wisata desa, serta kearifan lokal.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Munir turut mengumumkan bahwa HPN 2027 akan digelar di Provinsi Lampung. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kesiapan daerah, meskipun beberapa wilayah lain seperti Maluku Utara dan Mataram juga mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Menurutnya, HPN tidak hanya menjadi ajang silaturahmi insan pers, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi daerah. Setiap pelaksanaan HPN selalu membawa dampak positif bagi sektor perhotelan, pariwisata, kuliner, dan UMKM di daerah penyelenggara. “HPN adalah momentum strategis bagi daerah untuk mempromosikan potensi dan meningkatkan ekonomi lokal,” demikian Ahmad Munir.







