Pelantikan Dan Pengukuhan Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE, Beserta Pengurus. Senin, (15/22/2025). (MataDian.Com/Dian).
MataDian.Com – Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman, secara resmi melantik dan kukuhkan Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE, beserta pengurus masa bakti 2025-2029. Berlangsung di Gedung Balai Raya Semarak. Senin, (15/12/2025).
Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu terpilih, Teuku Zulkarnain, menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk langsung bekerja dengan fokus utama pada peningkatan prestasi atlet. Ia juga menegaskan komitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah, cabang olahraga, serta KONI provinsi lain.
“Kami akan memprioritaskan pembinaan atlet dan penguatan cabang olahraga. Bengkulu juga terbuka untuk berkolaborasi, termasuk dengan Sumatera Barat. Jika Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 dapat digelar bersama, ini akan menjadi sejarah dan kebanggaan bagi kedua provinsi,” katanya.
Momentum pelantikan tersebut sekaligus menguatkan wacana kolaborasi Bengkulu–Sumatera Barat sebagai tuan rumah bersama PON 2032. Wacana ini dinilai mampu mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga daerah sekaligus mengangkat nama Bengkulu di kancah olahraga nasional.
Teuku juga menyampaikan, bahwasanya atlet yang memiliki prestasi, apalagi dalam berbagai event kegiatan telah menyumbangkan medali, terutama medali emas agar masa depan kehidupannya dapat dijamin dan diprioritaskan dalam segi pekerjaan.
Menurut Teuku, itu dikarenakan mereka para atlet tersebut sudah banyak meraih prestasi semenjak usia dini. Namun demikian, jangan sampai pada saat menginjak diusia dewasa menjadi atlet semangat mereka akan menjadi turun atau “Down”.
Turunnya semangat atau “Down” yang dialami para atlet, dikatakan Teuku, hal itu terjadi dikarenakan dalam benak dan fikiran mereka sudah banyak bayangan tentang masa depan yang nantinya tidak jelas.
“Sudah menjadi atlet, untuk ke depannya mereka akan menjadi apa ?. Nah, Pemerintah, KONI memberikan garansi, bahwa menjadi atlet itu akan mendapat sesuatu yang bisa menghidupi masa depan dia,” ungkap Teuku.
Sementara, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman dalam sambutannya menyampaikan pentingnya konsolidasi organisasi serta pembinaan atlet dan cabang olahraga yang dirancang secara terencana dan berkelanjutan.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses panjang, kepemimpinan yang solid, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi KONI Bengkulu ke depan,” demikian Marciano Norman.







