Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

BRIEF 2026 BI Bengkulu Bidik Investor Global, Lima Paket Wisata Unggulan Diluncurkan

Pemenang Lomba Promosi pariwisata melalui Explore Bengkulu Video Challenge. (Mata Dian.Com/Dian).

MataDian.Com – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu terus memperkuat promosi potensi daerah untuk menarik investasi, memperluas perdagangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bengkulu Regional Investment and Economic Forum (BRIEF) 2026 yang mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Mengusung tema “Connecting Opportunities, Driving Economic Transformation”, kegiatan tahunan ini diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu di Hotel Mercure, Senin (22/10/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, H. Ir. Mian.

BRIEF 2026 menghadirkan sejumlah agenda strategis, mulai dari Investment Talks, Investment Project Pitching, Business Matching, pameran peluang investasi, hingga pameran UMKM dan komoditas ekspor. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pemilik proyek dengan investor dan calon pembeli, sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa promosi potensi daerah harus memberikan hasil nyata bagi perekonomian.

Menurut Wahyu, BRIEF tidak boleh berhenti sebatas memperkenalkan peluang investasi. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan kemitraan usaha, memperluas pasar produk unggulan, dan mendorong realisasi investasi di Bengkulu.

BI, lanjutnya, akan terus memperkuat konektivitas antara pemilik proyek, investor, calon pembeli, dan berbagai mitra strategis dari dalam maupun luar negeri.

Luncurkan Lima Paket Wisata Unggulan Bengkulu

Selain investasi dan perdagangan, BRIEF 2026 menjadi momentum untuk memperluas promosi pariwisata Bengkulu. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meluncurkan Bengkulu Tourism Package Handbook bertajuk “The Hidden Paradise of Sumatra”.

Panduan tersebut disusun melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA). Di dalamnya terdapat lima paket wisata siap jual dengan durasi perjalanan dua hingga empat hari.

Wisatawan ditawarkan beragam pengalaman, mulai dari menjelajahi habitat bunga Rafflesia, mengikuti wisata konservasi gajah, menikmati kuliner pesisir, hingga mencoba perjalanan menggunakan kereta Molek.

Paket tersebut diharapkan memudahkan agen perjalanan memasarkan destinasi Bengkulu kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Paket wisata itu juga dapat menjadi alternatif program perjalanan bagi instansi pemerintah.

Promosi pariwisata turut diperkuat melalui Explore Bengkulu Video Challenge yang berlangsung pada 29 September hingga 7 Oktober 2026. Lebih dari 110 kreator konten lokal terlibat dalam kegiatan tersebut untuk memperkenalkan daya tarik Bengkulu melalui media sosial. Lima kreator terbaik kemudian menerima penghargaan pada acara BRIEF 2026.

Ekonomi Bengkulu Tumbuh 5,11 Persen

Potensi ekonomi Bengkulu menjadi modal penting untuk menarik investor. Berdasarkan data yang disampaikan dalam forum tersebut, ekonomi Bengkulu pada triwulan II 2026 tumbuh 5,11 persen secara tahunan (year-on-year). Sementara itu, inflasi pada September 2026 tercatat sebesar 3,38 persen secara tahunan.

Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, sebanyak 68,75 persen penduduk Bengkulu berada pada kelompok usia produktif. Kondisi ini membuka peluang pengembangan investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi.

Namun, promosi saja belum cukup. Kesiapan proyek, konektivitas, akses pasar, serta kepastian kemitraan menjadi faktor penting agar peluang investasi dapat diwujudkan menjadi kegiatan usaha.

Perluas Jangkauan Investor Internasional Untuk memperluas jangkauan promosi, BI memanfaatkan jejaring Investment Relations Unit (IRU), Regional Investor Relations Unit (RIRU), dan Global Investor Relations Unit (GIRU).

Bengkulu merupakan salah satu dari 14 RIRU di Indonesia yang terhubung dengan lima GIRU BI di Singapura, Tokyo, London, New York, dan Beijing. Jaringan tersebut diharapkan membantu memperkenalkan potensi Bengkulu kepada investor internasional sekaligus membuka akses terhadap pasar yang lebih luas.

Melalui BRIEF 2026, sinergi investasi, perdagangan, UMKM, dan pariwisata diharapkan semakin kuat. Keberhasilannya akan ditentukan oleh tindak lanjut konkret, seperti terbentuknya kemitraan bisnis, masuknya investasi, meningkatnya ekspor, terbukanya pasar baru, serta terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat Bengkulu.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku