Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu Wacanakan Bahasa Dan Budaya Daerah Masuk Kurikulum

MataDian.Com – Bengkulu – KBRN, Bengkulu: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu akan mengintegrasikan kurikulum dengan komponen kearifan lokal, dengan fokus utama pada pembelajaran bahasa daerah dan aksara kuno.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, menyatakan bahwa hingga saat ini, hanya kabupaten Rejang Lebong dan Bengkulu Utara yang mengintegrasikan bahasa daerah dalam pembelajaran aksara kuno. Baru pada tahun ini, Kepahiang juga akan memulai pembelajaran aksara Kaganga di sekolah.

Eri Yulian Hidayat mengungkapkan keprihatinannya terhadap bahaya punahnya bahasa daerah. Menurutnya, hal ini menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan pembelajaran bahasa daerah dan aksara kuno sebagai bagian resmi dari kurikulum.

Dia juga menyatakan keprihatinan bahwa dalam 10 atau 20 tahun mendatang, bahasa daerah mungkin akan semakin jarang digunakan, terutama karena kurangnya minat remaja dalam mempelajarinya.

“Dalam rangka ini, kami telah melakukan berbagai pertemuan dengan berbagai pihak, termasuk berdiskusi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten. Kami akan berupaya keras untuk memasukkan kurikulum khusus pembelajaran bahasa daerah ini di Bengkulu,” ujar Eri.

Terkait metode pembelajaran, Eri menyebutkan bahwa akan ada penyesuaian sesuai dengan kondisi masing-masing daerah, mengingat setiap daerah memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga bahasa daerah agar tetap hidup di kalangan generasi muda. Selain itu, dia mendorong pemerintah untuk membuat regulasi khusus yang mengatur pembelajaran bahasa daerah melalui peraturan daerah.(Dian)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku