Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kapolres Lebong Dengarkan Keluhan Warga Muhammadiyah Saat Subuh Keliling

LEBONG – Sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat, Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al-Jihad Muhammadiyah, Jalan Kampung Jawa, Pasar Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 04.35 WIB.

Kegiatan yang diikuti oleh personel Polres Lebong dan masyarakat tersebut berlangsung khusyuk dengan jumlah jamaah sebanyak 31 orang. Selain melaksanakan ibadah salat Subuh berjamaah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan keluhan dan aspirasi, di antaranya terkait maraknya remaja yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar, aksi kebut-kebutan hingga mengangkat roda depan sepeda motor di kawasan Simpang Lebong Donok, khususnya pada jam pulang sekolah.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan pertanyaan mengenai penanganan hukum terhadap kasus perundungan (bullying) yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Warga turut berharap agar pengaturan lalu lintas oleh personel kepolisian dapat ditingkatkan di depan sekolah SMP dan SMK yang berada di sekitar lingkungan masjid, guna membantu keselamatan para pelajar saat menyeberang jalan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli serta berani menyampaikan persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.

Terkait kenakalan remaja dan pelanggaran lalu lintas, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli Satlantas, terutama pada jam pulang sekolah dan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi aksi kebut-kebutan.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar turut mengawasi anak-anaknya, khususnya dalam penggunaan kendaraan bermotor. Jangan sampai perilaku berkendara yang ugal-ugalan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Apabila masyarakat menemukan kejadian serupa, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Kapolres.

Mengenai pertanyaan masyarakat tentang kasus perundungan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Kapolres menjelaskan bahwa setiap perkara akan diproses berdasarkan bukti-bukti dan hasil penyelidikan. Ia menegaskan bahwa tindakan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, terkait permintaan penambahan pengaturan lalu lintas di depan SMP dan SMK, Kapolres menyampaikan bahwa jajaran Polres Lebong setiap hari telah melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di sejumlah sekolah melalui personel Satlantas, Samapta maupun Polsek.

Namun, karena jumlah sekolah di Kabupaten Lebong cukup banyak dan ketersediaan personel terbatas, penempatan anggota dilakukan dengan menyesuaikan kekuatan yang ada.

“Masukan ini tentu menjadi perhatian kami. Kami akan mengupayakan penempatan minimal satu personel untuk membantu pengaturan lalu lintas di depan sekolah tersebut, khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah. Kami juga berharap pihak sekolah dapat turut membantu melalui guru maupun petugas keamanan untuk mengawasi siswa saat menyeberang jalan,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, keselamatan pelajar merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat agar tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan tertib.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Kapolres Lebong berharap komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat semakin terjalin dengan baik. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di Kabupaten Lebong.

Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar, serta diakhiri dengan silaturahmi bersama jamaah Masjid Al-Jihad Muhammadiyah.

Polisi Bersama Masyarakat, Bersama Menjaga Lebong Tetap Aman dan Kondusif.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku