Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Semarak Festival Ekonomi Syariah, BI Bengkulu Isi Kegiatan Menarik

Oplus_16908288

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat. Jumat, (24/4/2026). (MataDian.Com).

MataDian.Com Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan BERKAH (Bengkulu Road to Festival Ekonomi Syariah), sekaligus disinergikan dengan kegiatan Festival Edukasi Inflasi (Fleksi).

Kegiatan tersebut juga diisi dengan rangkaian menarik. Seperti. Sharia Fair, Sharia Talk show, dan Sharia Competition, yang diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan acara Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera.

– Sharia Fair: Menampilkan produk unggulan pesantren binaan seperti hidroponik, telur ayam, kopi, dan air minum dalam kemasan.

‎- Layanan Edukasi:Booth perbankan syariah yang memberikan informasi produk serta fasilitasi layanan keuangan bagi masyarakat.

‎- Sharia Competition: Berbagai perlombaan tingkat daerah yang pemenangnya akan dikirim ke tingkat Regional Sumatra di Palembang pada Juni mendatang, hingga ke tingkat nasional pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta. Berlangsung di Atrium Bencoolen Mall Bengkulu. Jumat, (24/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Wahyu Yuwana Hidayat selaku KPw BI Bengkulu, juga menyampaikan tentang produk halal. Ia mengatakan, bahwa Banyaknya masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Muslim, perlu adanya dorongan dan edukasi yang kuat dan meyakinkan untuk disampaikan. Seperti tentang produk halal berupa makanan, alat kosmetik patut untuk digunakan, maupun edukasi fashions atau pakaian bagi kalangan umat Muslim.

Menurut Wahyu, hal itu dilakukan karena penduduk sudah berkembang begitu pesat, perlu adanya edukasi sekaligus diberikannya sertifikat halal terhadap semua produk agar meyakinkan masyarakat tidak ragu dalam mengkonsumsi, menggunakan produk kosmetik, maupun mengenakan busana.

“Masyarakat makin melihat. Progres-progres, fashions-fashions yang dikelola dengan baik dipakai dikalangan Muslim”, ungkap Wahyu.

Mode dan fashions semakin berkembang, untuk di Provinsi Bengkulu Wahyu mengatakan memiliki potensi besar dalam perkembangan ekonomi syariah.

“Kita punya batik besurek, tenun, batik Tagana, dan lainnya. Ini akan kita dorong,” demikian Wahyu.

 

 

.

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku