Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Jaga Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, BI Bengkulu Inovasi Lewat Pesantren

oplus_2

Kegiatan High Level Meeting Kantor Bank Indonesia Bengkuku TPID Provinsi Bengkuku. Senin, (16/3/2026). (MataDisn.Com/Dian).

MataDian.Com Kantor Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu melaksanakan kegiatan High Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu semester I tahun 2026, yang diikuti oleh TPID Kota dan Kabupaten se-Provinsi Bengkulu.

HLM – TPID yang diselenggarakandengan tujuan, agar terjadinya sinergi penguatan pasokan dan keterjangkauan harga pada HKBN Ramadhan dan Idul Fitri, supaya Inflasi di tengah masyarakat tetap terjaga. Berlangsung di Aula Merah Putih Kantor gubernur Bengkulu. Senin, (16/3/2026).

Pada kegiatan HLM -TPID tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat memaparkan, bahwa dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah dalam menjaga inflasi, Bank Indonesia Bengkulu sudah melakukan berbagai inovasi dan terobosan serta dorongan kepada semua pihak ditengah masyarakat.

Disampaikan Wahyu Yuwana Hidayat, Salah satu cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui dunia pendidikan, yakni di Pesantren melalui program wakaf. Dimana pada program itu, agar supaya pesantren memiliki bidang usaha produktif, yang mana nantinya dari hasil usaha ekonomi dari pesantren tersebut hasil produksinya dapat disinergikan dengan pasar domestik.

Selain untuk pemasaran domestik, capaian hasil produksi dari pesantren itu, Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan, hasil tersebut juga bisa digunakan untuk kebutuhan pesantren sendiri dan dapat disalurkan atau dihubungkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Produksinya nanti bisa disinergikan. Selain pasar domestik, kebutuhan pesantrennya sendiri, dan kita hubungkan dengan kebutuhan MBG,” ungkap Wahyu.

Lanjut Wahyu Yuwana, selain di pesantren, upaya peningkatan ekonomi melalui dunia pendidikan, pada tahun sebelumnya ia mengatakan, Bank Indonesia Bengkulu sudah melakukan alokasi dana sebesar Rp. 33 juta. disalurkan ke sekolah Muhammadyah Boarding Scool, yang dikhususkan basisnya dibidang peternakan ikan dan kelapa sawit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku