Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kapolres Lebong Berikan Edukasi Stop Bullying Dan Bijak Bermedsos Di SDN 81 Lebong

MataDian.Com, LEBONG – Polres Lebong menggelar kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SDN 81 Kabupaten Lebong, Senin (19/10/2026) pagi, pukul 08.30 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lebong bersama Kasat Lantas dan personel Sat Lantas Polres Lebong.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya bullying baik secara langsung maupun melalui media sosial (cyberbullying), serta pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial untuk mencegah penyebaran berita hoaks.

Kegiatan ini dilatarbelakangi tingginya penggunaan media sosial di kalangan pelajar yang berpotensi menjadi sarana penyebaran informasi palsu dan aksi perundungan.

Pada sesi dialog, masyarakat dan pihak sekolah menyampaikan beberapa masukan. Pertama, kondisi jalan di depan sekolah yang menurun dan sering dilintasi kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga rawan kecelakaan, warga meminta dipasangkan rambu lalu lintas dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS).

Kedua, pihak sekolah meminta agar sosialisasi tentang bullying dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ketiga, terkait cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan di era yang mudah viral.

Menindaklanjuti masukan tersebut, Kapolres Lebong langsung memerintahkan Kasat Lantas untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pemasangan rambu dan zona keselamatan sekolah guna mencegah kecelakaan lalu lintas.

Sementara untuk permintaan sosialisasi berkelanjutan, Kapolres meminta pihak sekolah untuk membuat surat permohonan resmi kepada Kapolres dengan menentukan waktu pelaksanaan, sehingga personel Polres Lebong dapat hadir sesuai jadwal yang diminta.

“Kunci utama untuk mendisiplinkan anak adalah kembali kepada orang tua saat anak berada di luar lingkungan sekolah, kemudian peran guru saat di sekolah untuk terus mendidik anak menjadi lebih baik, jangan pernah putus asa, buat aturan yang jelas dan tidak melakukan kekerasan terhadap anak,” pesan Kapolres.

Dari kegiatan tersebut, hasilnya cukup signifikan. Meningkatnya pemahaman pelajar mengenai bahaya dan dampak negatif bullying, meningkatnya kesadaran untuk saling menghormati dan menjaga kerukunan di lingkungan sekolah, serta meningkatnya kesadaran siswa dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Selain itu, terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polri dan pihak sekolah dalam mencegah bullying serta penyebaran hoaks, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan sekolah.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku