Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pangan Aman, Bermutu Layak Konsumsi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Oplus_16908288

Kepala BPOM Provinsi Bengkulu, Kodon Tarigan. Rabu, (22/4/2026). (Mata Dian.Com/Dian).

MataDian.Com Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting untuk mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, dan produktif.

Mutu  pangan aman dan bersih,  bukan hanya bearti untuk dikonsumsi menjadi kebutuhan dasar di tengah masyarakat. Namun harus tetap terjaga dan menjadi tanggung jawab bersama secara kesinambungan dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu, Kodon Tarigan pada kegiatan ‘Advokasi Kelembagaan Pemerintah Daerah Dan Lintas Sektor Untuk Program Prioritas Nasional (Pasar Aman Berbasis Komunitas, Pangan Jajanan Anak Sekolah, Gerakan Keamanan Pangan Desa) Tahun 2026.

Berlangsung di Rumah Makan (RM) Riung Gunung, dan dibuka oleh Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag), Gunawan, M.M. Rabu, (22/4/2026).

“Pangan aman, bermutu, layak konsumsi bukan menjadi kebutuhan dasar. Tapi juga menjadi tanggung jawab bersama yang harus kita jaga secara berkelanjutan”, ungkap Kodon Tarigan.

Untuk itu, dengan program diatas berbasis komunitas yang dilaksanakan saat ini, Kodon Tarigan selaku Kepala BPOM Provinsi Bengkulu menghimbau, agar Program tersebut dijaga dan dijalankan guna membangun kemandirian di tengah masyarakat.

“Jadi, melalui program pangan berbasis komunitas, balai POM dalam hal ini balai POM di Bengkulu, berupaya membangun kemandirian masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan ketahanan pangan melalui program Desa Pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas, sekolah yang melaksanakan pembudayaan ketahanan pangan, serta penilaian Kabupaten Kota pangan aman, dimana program ini dirancang untuk menyentuh langsung tirik-titik penting dalam kehidupan masyarakat. Yaitu, desa, pasar, dan sekolah*, ungkap Kodon Tarigan.

Lanjut Kodon, keberhasilan program  desa, pasar, sekolah aman, tidak dilakukan oleh pihak BPOM. Namun diperlukannya sinergi, komitmen kuat dan dukungan nyata dari Pemerintah Daerah dan seluruh lintas terkait”, jelas Kodon.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkulu Tengah, Gunawan R, menegaskan program Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan, serta Kabupaten/Kota Pangan Aman merupakan upaya besar yang harus didukung bersama.

Menurutnya, program ini menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari desa, pasar hingga lingkungan sekolah yang menjadi bagian penting dalam rantai keamanan pangan. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, kata dia, menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Ini bukan hanya kepentingan BPOM, tetapi kepentingan daerah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah dan stakeholder tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi memberikan dukungan nyata melalui kebijakan, program, penganggaran, dan pendampingan berkelanjutan di lapangan. Bappeda juga diminta mengintegrasikan program ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

Gunawan menekankan seluruh OPD harus bergerak dalam satu visi agar program tidak berhenti di atas kertas, melainkan menghasilkan perubahan nyata di masyarakat. “Desa harus mandiri menjaga keamanan pangan, pasar harus menjadi tempat distribusi yang aman, dan sekolah harus membentuk generasi yang sadar pangan sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini menjadi bagian penting dari pembangunan daerah secara menyeluruh dan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Gunawan mengapresiasi BPOM yang telah mendorong pelaksanaan program, serta mengajak seluruh pihak menjadikan keamanan pangan sebagai gerakan bersama demi mewujudkan Bengkulu Tengah yang lebih sehat, kuat, dan maju.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku