Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

RealitaPost Chanel : Dinas Koperasi Dan UKM Kembangkan Wisata Pantai

MataDian.Com – RealitaPost TVChanel, merupakan salah satu Chanel siaran berita Bengkulu yang saat ini selalu aktif menyuarakan berbagai macam Informasi buat masyarakat.

Dengan slogannya ” Bedepis” baru – baru ini kembali menyuarakan informasi tentang perkembangan aset wisata Pantai Bengkulu.

Berlokasi di area wisata Pantai Panjang, tak tanggung – tanggung Dian Rafani, S.I. Kom, atau yang akrab disapa Damar selaku pemilik RealitaPost TVChanel langsung mengadakan diskusi kepada empat nara sumber yang berkompeten, diantaranya : Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Erdiwan, SH, MH Kepala Cabang (Kacab) Bank Bengkulu Iswahyudi, Andi selaku Kepala Bagian (Kabag) Pemasaran, Dedi Candra sebagai Sekretaris.

Sebagai ikon wisata pantai yang dimiliki masyarakat Bengkulu, pantai panjang perlu adanya penataan yang serius, serta kolaborasi antara Pemerintah dengan masyarakat.

Wisata pantai panjang Bengkulu memiliki area yang cukup luas, perlu adanya pemahaman dan pembagian tugas kerja terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sampai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Erdiwan kepada Realita Post TVChanel saat lakukan diskusi, Senin, (31/1/22).

“Ini surveiy awal setelah kita mendapatkan tugas kemarin, kita diberikan tugas untuk memahami bagaimana pantai panjang dapat kita tata dan dikelola dengan baik, ” ungkap Erdiwan.

Dari hasil Survei itu, Dinas koperasi dan UKM mendapatkan lokasi titik 37 yang diberi nama Gabus, tambah Erdiwan.

Kita mengharapkan untuk langkah – langkah kedepannya bagaimana menjadikan wisata pantai Bengkulu ini menjadi lebih baik dan tertata.

” Dengan penataan dan pengelolaan baik, wisata pantai panjang akan menjadi indah dan bersih, sebagai ikon wisata pantai Bengkulu, ” harap Erdiwan.

Lanjut Erdiwan ditempat wisata pantai ini juga nantinya akan kita perbaiki pasilitas rumah ibadah bagi pengunjung wisata yang akan melakukan Sholat sekaligus guna memakmurkan Masjid.

Selain itu juga para pedagang nantinya akan kita atur menjadi delapan segmen sebagai pembatas antara pedagang satu dengan yang lainnya, dan akan kita pasilitasi dengan kontainer disertai penerangan sebagai sarana serta pasilitas tempat menjajakan dagangan, pungkas Erdiwan. (Dian)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku