Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

Rombak Pengurus, KNPI Kota Tancap Gas

MataDian.Com – Rabu malam (18/5) Ketua KNPI Kota Bengkulu,Wakil Ketua OKK dan 25 pengurus menggelar rapat pleno restrukturisasi pengurus KNPI Kota Bengkulu. Setelah disahkan sesuai ketentuan dan mempedomani AD/ART dalam perombakan kabinet, KNPI Kota Bengkulu versi Iwan Telor (Sufratman) siap tancap gas menjalankan program bermanfaat untuk kepemudaan dan masyarakat luas.

Disampaikan Wakil Ketua OKK KNPI Kota Bengkulu Dian Marfani, S. Sos, hasil rapat pleno adalah terjadinya pergantian pengurus seperti misalnya Wakil Ketua Bidang Politik yang sebelumnya diamanahkan kepada saudara Jejen Sukrila digantikan oleh Saudara Jemmy Mindo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua bidang pendidikan pelajar.

Pergantian pengurus ini berdasarkan pertimbangan dan hasil evaluasi kinerja teman-teman pengurus dan dilihat dari kesungguhan mereka dalam berorganisasi.

Damar mengatakan, kurang elok dan tepat rasanya bila ada pengurus dualisme. Lalu kurang baik juga bila para pengurus tidak aktif dan tidak terlihat tanda-tanda kehidupannya. Sebagai contoh saja tidak aktif yang dibuktikan dengan tidak datang dalam rapat kecil, besar pada kegiatan KNPI dan dll.

Disisi lain, Ketua KNPI Kota Sufratman mengatakan bahwa Ia ingin menjalankan organisasi pada relnya.

Iwan menuturkan, KNPI ini adalah organisasi besar. Rumah para pemuda yang memiliki semangat tinggi. Di KNPI ini pemuda ingin berbuat sesuatu yang besr untuk daerah, bangsa dan negara.

Iwan juga menjelaskan, dalam suatu organisasi biasa saja terjadi pergantian kepengurusan. Rombak pengurus ini menandakan bahwa KNPI kota benar benar serius dalam berorganisasi.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bengkulu Supratman, S.Sos, M.Si mengharapkan kepada seluruh anggota tetap semangat dan solid menjalankan disegala aktivitas.

“Saya mengharapkan kepada kawan – kawan KNPI Kota agar selalu hadir didalam segala aktivitas, kalau tidak bisa hadir tolong mengabarkan secara langsung atau melalui group WhatsApp,” harap Iwan.

Iwan juga sangat mengharapkan jangan ada salah persepsi terhadap sesama teman didalam tubuh KNPI. Karena KNPI Kota ini milik kita bersama.

“Bukan milik saya (Iwan), Damar, dan lainnya, tapi milik kita bersama,” tegas Iwan.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku