Ketua Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh Bengkulu (SPSBB), Rendra Ginting. Kamis, (10/9/2026). (MataDian.Com/Dian).
MataDian.Com – Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh Bengkulu (SPSBB), melakukan aksi demo damai di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Bengkulu.
Berdasarkan pantauan di lokasi aksi, ratusan masa yang tergabung dalam aliansi membawa atribut berupa satu unit mobil Pickup jenis Carry, pengeras suara, spanduk yang bertuliskan tuntutan, serta atribut lainnya.
Aksi yang dilakukan dalam rangka meminta agar Pemda Kota Bengkulu, untuk memperhatikan para pekerja parkir di wilayah Kota Bengkulu.
Diantara teriakan yang suarakan oleh sang orator demo, yakni meminta agar pemerintah Kota Bengkulu untuk mengaktifkan kembali lahan parkir di area Alfa Mart, menyuarakan tagihan terhadap Pemerintah tentang janji-janji politik, dalam hal ini menciptakan ribuan lapangan kerja untuk masyarakat Bengkulu, agar bisa bekerja. Dengan tujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
Dalam orasi dari sang orator tersebut juga meminta mereka di pertemukan kepada Bapak Walikota untuk melakukan mediasi terhadap permasalan yang sedang dihadapi oleh para pekerja buruh di Bengkulu. “Terutama penyelesaian permasalah zona parkir”.
Namun dari permintaan itu, para pendemo diterima oleh pihak Pemda Kota Bengkuku melalui Sekretaris Daerah (Sekda), yakni, Medy Febridiansyah, SSTP., M. Si., beserta jajaran.
Usai melakukan, Mediasi, Rendra Ginting selaku Ketua aliansi, kepada awak media menyampaikan, bahwa ada dua poin yang dianggap sangat penting yang disampaikan pada saat mediasi. Yakni, dibukanya lagi lahan parkir di zona enam yang berlokasi di Panorama. Dimana, agar zona tersebut dapat dikelola oleh anggota aliansi. Kemudian juga area parkir di zona dua, yang berlokasi di area Rumah Sakit (RS) Tiara Sella.
Dikatakan Rendra Ginting, ia meminta kepada pihak Pemda Kota Bengkulu, dalam penyelesaian terhadap ke dua zona parkir tersebut dalam waktu satu bulan.
“Artinya lima orang yang di zona enam, dan satu di zona dua, itu akan diakomodir oleh pihak Pemda Kota melalui Bappeda. Teknisnya kita minta sebulan,” sampai Rendra Ginting kepada MataDian.Com. Kamis, (10/2/9/2026).
Terkait lahan parkir di area Alfa Mart, Rendra juga telah menyampaikan semua kronologis yang sebenarnya. Namun dengan hal demikian, Rendra Ginting juga menyampaikan, bahwa dari Alfa Mart meminta waktu untuk melakukan komunikadi terlebih dahulu ke pihak Alfa Mart pusat.
“Nantinya, apabila dia sudah pulang dari jakarta, hasilnya dia akan sampaikan ke kita,” demikian Rendra Ginting.







