Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

KNPI Kota Akan Sulap Kawasan Pasir Putih Jadi Destinasi Wisata Andalan

MataDian.Com – Rombongan DPD KNPI Kota Bengkulu yang dipimpin langsung Ketua DPD Supratman, S.Sos, M. Si meninjau langsung lokasi objek wisata di kawasan Pantai Pasir Putih. Dimana kegiatan tersebut dalam rangka penjajakan untuk MOU kerjasama pemuda KNPI dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Bengkulu terkait pengelolaan lahan yang menjadi kewenangan Disparekraf Provinsi. Hadir di lokasi Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disparekraf Provinsi Bengkulu Desven Hairi M. Si, dan dia menunjukkan langsung patok batasan wilayah yang jadi kewenangan Disparekraf, “Jadi untuk lokasi kapling tiga ini. Kita namakan Lemang Tapai, panjangnya 130 meter. Disini sudah ada pedagang yang berada didalam lokasi sekitar 10 pedagang. Dan Disparekraf Provinsi dimana untuk kewenangan pengelolaannya masih dalam tahap peralihan dari Kota ke Provinsi. Sebab itu, saat ini kewenangan kita menjaga kebersihan dan keamanan serta fasilitasi. Adapun untuk kerjasama dengan KNPI. Kita akan lihat dulu bagaimana konsep kerjasamanya. Kemudian berapa lahan yang dibutuhkan, nanti akan kita bahas lagi bersama,” ungkap Desven, Kamis (3/2).
Sebelumnya dari Plt Kepala Disparekraf Provinsi Bengkulu Almidi Anto saat audiensi bersama DPD KNPI Kota Bengkulu Hari Senin tanggal 1 Februari 2022 kemarin. Setelah mendengarkan pemaparan dari Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu dan didampingi Wakil Ketua Bidang OKK Dian Marfani S. Kom, Almidi Anto menanggapi dengan respon yang baik, “Tentu saja dengan kehadiran dari DPD KNPI Kota Bengkulu, kami menyambut baik. Dan kita akan jajaki dulu, sebab itu dari konsep yang disampaikan secara lisan maka kami menyambut baik. Kalau bisa segeralah disusun konsepnya kemudian nanti kita presentasi lagi, setelah itu nanti jika memang dapat diterima oleh semua pihak kerjasama ini akan dilanjutkan dengan PKS atau Perjanjian Kerja Sama,” kata Almidi Anto.
Sementara itu dari Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu, Pria yang akrab disapa Iwan ini mengatakan. Setelah dia dan rombongan bersama Kabid Pengembangan Destinasi Wisata melihat langsung lokasi. Dia menyimpulkan bahwa lahan yang telah ditetapkan oleh Pemda Provinsi menjadi kewenangan Disparekraf itu, cukup luas. Namun perlu dipahami bahwa didalam lahan itu juga sudah ada beberapa pedagang yang sebelumnya sudah berada disana dan menempati lokasi itu, dimana sebelumnya lahan tersebut menjadi kewenangan pemerintah Kota Bengkulu, “Tadi kita sudah sama-sama melihat lokasi. Selain puluhan batang pohon cemara, didalam lahan juga sudah ada pondok-pondok milik pedagang. Sebab itu, tujuan kita KNPI hadir disini selain kita memang sudah mempunyai UMKM binaan, kita juga ingin ikut berpartisipasi sebagai anak muda dalam pembangunan daerah. Salah satunya dengan cara ikut menjadi bagian dalam pengembangan destinasi wisata Pantai Pasir Putih ini. Karena dengan adanya KNPI turut serta dilokasi wisata ini, maka kami pastikan lokasi lahan yang nanti dipercayakan pada kami akan kami jaga kebersihannya, kita jadikan sebuah lokasi destinasi tongkrongan keluarga dengan nama Kampung Kreatif dan ini sesuai dengan program Desa Digital dimana nanti kita juga akan memasukkan jaringan internet wifi dikawasan ini. Kami sudah punya beberapa konsep yang akan kita presentasikan, dimana insya Allah KNPI akan menyulap lahan ini menjadi sebuah kawasan yang menjadi destinasi wisata keluarga, juga menjadi destinasi tongkrongan kawula muda. dan mudah-mudahan konsep kita nanti dapat diterima oleh semua pihak,” terang Iwan.
Turut serta dalam kegiatan Bendahara DPD KNPI Kota Bengkulu Arman Zuhri, Ketua Bidang OKK, Dian Marfani Alias Damar. Lalu Ketua Bidang Sosial dan Bencana Ahmad Nasti Nasution, lalu Ketua DPK Teluk Segara Ardian Darsah, Wasek Oktaliansyah, Wasek Bidang Maritim Rina Juniarty, Wasek Bidang OKK Naygren Ari Suhendar, lalu Wasek Bidang Perempuan Sestra juga satu anggota kader debutan KNPI yang baru bergabung Suhermanto.(**)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku