Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

Sulit Dapatkan Pupuk, Hasil Panen Menurun

Sakwan Apandi : Salah Satu Pengepul Sawit

MataDian.Com – petani sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), saat ini sedang mengalami penurunan jumlah panen.

Sebelum mengalami penurunan, jumlah mobil jenis truck pengangkut sawit masuk ke pangkalan atau pengepul sawit, berkisar 7 hingga 8 truck perhari. Dengan berat standar 8 ton pertruk.

Hal itu disampai Sakwan Apandi, salah satu pengepul sawit yang tinggal di Desa Ujung Karang. kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah. Senin (13/3/23).

Dikatakan Sakwan, penurunan jumlah hasil penen sawit di Bengkulu Tengah saat ini sudah hampir berjalan kurang lebih 6 bulan.

Berdasarkan informasi, salah satu penyebab turunnya jumlah hasil penen sawit tersebut adalah, para petani sulit mendapatkan atau membeli pupuk bersubsidi. Itu disebabkan pupuk bersubsidi diutamakan untuk petani padi dan palawija.

“Kami sulit mendapatkan pupuk bersubsidi. Saat ini pupuk diutamakan untuk petani padi dan palawija. Sehingga petani sawit mengalami penurunan hasil saat penen,” ungkap Sakwan.

Lanjut sakwan, meskipun ketersediaan pupuk ada, tapi para petani harus membeli pupuk non subsidi. Tentunya harga pupuk non subsidi mahal. Hingga mengakibatkan petani mengalami kesulitan untuk membeli, sehingga mengalami penurunan hasil saat panen.

Disamping itu juga, antara pengeluaran dan penghasilan petani tidak setimpal saat panen. Dan mengalami rugi.

“Kedepannya, kami mengharapkan para petani dapat membeli pupuk subsidi dengan mudah, dan harganya murah. Sehingga para petani dapat meningkatkan kembali jumlah hasil penen seperti semula,” pungkas Sakwan. (Dian)

 

 

 

 

 

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku