Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

Tanam 1000 Sakura Tabebuya, Kota Bengkulu Menuju Mirip Jepang

MataDian.Com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu tengah memfokuskan penataan taman sepanjang jalan protokol di Kota Bengkulu. DLH menargetkan menanam 1000 bunga sakura tabebuya dipasok dari Bogor.

Tahap pertama, DLH melakukan penanaman dari simpang jamik hingga simpang lima. Untuk tahap kedua, penanaman dimulai dari simpang padang harapan hingga Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Penanaman simbolis dilakukan Walikota Bengkulu diwakili Asisten II Saipul Apandi didampingi Kadis LH Riduan dan jajaran DLH yang berlangsung di taman kawasan sentral kota di soeprapto, Senin (28/11/2022) sore.

“Ini harus kita rawat terus, bunga-bunga dan tanaman memang perlu kita tambah agar tampak cantik. Mari kita perindah kota tercinta ini dengan taman-taman yang cantik di sepanjang jalan,” ungkap Saipul.

Apalagi sebagai ibukota provinsi dan kota wisata, keindahan dan kebersihan menjadi penting diperhatikan mengingat Kota Bengkulu merupakan sebuah kota yang dituju banyak orang. Karena selain dikenal potensi wisatanya, Kota Bengkulu dikenal kental akan peristiwa-peristiwa sejarah kemerdekaan Indonesia.

Ditempat yang sama, Kadis LH Riduan mengungkapkan, pihaknya tak hanya menanam sakura tabebuya sepanjang taman jalan protokol saja. “Kita juga akan menanam di kawasan merah putih. Ada 4 warna nanti, yakni pink, ungu, putih dan kuning. Jadi ketika sudah berbunga, Kota Bengkulu seakan-akan menjadi jepangnya Indonesia (menjadi musim semi),” jelas Riduan.

Untuk diketahui, tabebuya merupakan sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar. Seringkali tanaman ini dikira sebagai tanaman Sakura oleh kebanyakan orang, karena bila berbunga bentuknya mirip seperti bunga sakura. Namun kedua tanaman ini sebenarnya tidak berkerabat. Pohon tabebuya memiliki kelebihan di antaranya daunnya tidak mudah rontok, disaat musim berbunga maka bunganya terlihat sangat indah dan lebat, akarnya tidak merusak rumah atau tembok walau berbatang keras.

Tanaman Tabebuya memiliki bunga yang berbeda-beda warna. Ada warna kuning dan berbentuk terompet, ada juga yang berwarna pink, ungu, bahkan merah tua. banyak sekali varian tabebuya dari berbagai negara dalam genus handroanthus dan tabebuia dengan warna bunganya yang beraneka macam, tetapi varian yang sering dijumpai di Indonesia adalah yang bunganya berwarna kuning dengan panjang 3-11 cm, berbentuk terompet dan bergerombol.

Setiap spesies pohon tabebuya memiliki warna yang berbeda-beda, saat ini warna yang banyak dikenal adalah putih, merah muda (pink), kuning, kuning, jingga, magenta, plum, dan ada yang merah. Terdapat motif garis warna ungu di dalam bunganya. Tabebuya pada musim berbunganya mampu menghasilkan jumlah bunga yang sangat banyak dan tidak putus sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan. Bahkan sekarang ini musim pembungaan tanaman ini dapat diatur melalui manipulasi pola pemupukan.

Habitat asli tabebuya di Brasil berada di daerah dengan iklim kering, sehingga tanaman ini memiliki ketahanan hidup yang tinggi dalam cuaca kering. Hal ini sangat sesuai karena tanaman penghijauan umumnya dihadapkan pada kurangnya penyiraman disaat musim kemarau. Pohon ini adalah pohon hias populer yang dapat tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah subtropis dan tropis.

Tabebuya adalah pohon dengan pemeliharaan rendah, dimana pemangkasan dibutuhkan hanya untuk menghilangkan tangkai yang mati atau rusak. Jarang ada hama atau penyakit yang mengganggu tanaman ini. (ADV).

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku