Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

Kadis Pangtan, Baca Ayat Suci Saat Tanam Padi Serempak

MataDian.Com – Salah satu Program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menciptakan masyarakatnya Religius memang betul adanya.

Ini terbukti yang dilakukan Kepala Dinas Pangan Dan Pertanian (Kadis – Pangtan) Kota Bengkulu Adriansyah, guna meraih keberkahan dan mengharapkan hasil yang melimpah melakukan pembacaan ayat suci Al – Qur’an Surat ad-Dhuha pada acara penanaman Padi secara serentak bersama Wakil Walikota Dr. Dedy Wahyudi, SE,MM bersama para petani Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muaro Bangkahulu, Selasa, (21/6/22).

Acara Melalui Pergerakan Percepatan Tanam Padi Sawah Secara Serentak Periode Musim Tanam II, dengan mengambil tema “Kita Tingakatkan Produksi Untuk Mendukung Ketahan Pangan Kota Bengkulu”.

Dalam kegiatan itu Kadis Pangtan Kota Bengkulu Adriansyah meyampaikan, pergerakan tanam padi serempak ini merupakan perintah atau permintaan dari Wakil Walikota Dedy Wahyudi itu sendiri, agar penanaman padi di sawah cepat digerakan.

Lanjut Kadis Pangtan Kota Bengkulu Adriansyah, petani di kelurahan Rawa Makmur ini merupakan tani sawah dengan sitem tadah hujan dengan luas area persawahan mencapai 63H.

Pada musim tanam pertama, petani sawah disini menghasilkan produktivitas mencapai 4,5 .

“Untuk petani sawah dengan sistem tadah hujan, penghasilan produktivitas itu sangat tinggi, namun kalau sistem irigasi itu sedang,” ungkap Adriansyah.

Disamping itu juga kegiatan tanam padi serempak hari ini merupakan uapaya kami untuk memotivasi pejuang petani dengan tujuan agar lebih giat lagi dalam bertani, mengolah tanah apa bila ada lahan yang kosong untuk segera di manfaatkan jangan di biarkan begitu saja.

Lanjut Adriansyah, selaku Kadis Pangtan Kota ia mengharapkan adanya motivasi tersembunyi di area persawahan, khususnya petani sawah di Kelurahan Rawa Makmur ini.

“Semua elemen masyarakat yang melewati area persawahan di sini, menjadi semangat dan termotivasi apabila sudah melihat kondisi persawahan yang padi – padi yang sudah ditanam dan mulai menguning, hingga timbul rasa adanya kehidupan yang baru,” harapnya.

Maka dari itu marilah kita kelola dengan baik persawahan di sini agar kehidupan dan penghasilan kita menjadi lebih baik, demikian Adriansyah. (Dian)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku