Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku Alaku Alaku Alaku Alaku

Pemkot Kompak Beri Nasi Bungkus Korban Banjir

MataDian.Com – Rencana Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir langsung direalisasikan. Senin (7/2/2022), Helmi mengutus Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan jajaran Pemkot lainnya turun langsung ke beberapa lokasi banjir dan memberikan bantuan nasi bungkus.

Penyaluran nasi bungkus gratis dimulai dari perumahan Korpri, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu. Wawali Dedy bersama para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan jajaran Pemkot lainnya menyusuri setiap rumah yang masih terendam banjir.

Pemberian nasi bungkus ini ialah bentuk kepedulian Pemkot Bengkulu terhadap warga terdampak banjir. Wawali Dedy berserta jajaran sengaja turun langsung untuk memastikan kondisi warganya dan memberikan dukungan moril dalam menghadapi cobaan yang ada.

“Ya, hari ini merupakan hari kedua sebagian wilayah di Kota Bengkulu dilanda banjir. Seperti kita ketahui bahwa banjir ini banjir kiriman, kotq tidak hujan tetapi tiba-tiba air naik karena hujan di kulu, kemudian kota kita yang berada di hilir, jadi beberapa kawasan terendam banjir. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu atas perintah Walikota, kami turun untuk membagikan bantuan, ada dapur umum, bantuan sembako, dan ada juga nasi yang bisa disantap,” jelas Dedy.

Karena, kata Dedy, Pemkot akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun melalui program Pemkot.

“Di Kota Bengkulu ini punya program yang namanya sedekah nasi kotak atau nasi bungkus. Maka ASN yang menyedekahkan nasi kotak tadi langsung kami salurkan ke warga yang sedang dapat musibah (korban banjir),” tutur Dedy.

Saat meninjau banjir, Dedy juga bersyukur air beramgsur surut dan berharap tak akan ada banjir susulan.

“Inilah kondisi di Kota Bengkulu. Alhamdulillah air berangsur turun dan kita berdoa semoga tidak hujan, sehingga air terus menyusut dan insya allah beberapa jam ke depan semua warga tidak lagi terendam banjir,” tambahnya.

Dedy membeberkan, kebanyakan lokasi terdampak banjir berada di daerah aliran sungai.

“Data kemarin ada 7 Kelurahan, rata-rata wilayah itu berada di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Bengkulu, seperti sebagian sukamerindu, Tanjung Agung,Tanjung Jaya, Rawa Makmur, Ratu Agung, Sawah Lebar, khususnya yang berada di kawasan rendah, bentiring juga demikian,” jelas Dedy.

Untuk itulah Dedy bersama jajarannya turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi terbaru.

“Oleh karena itu kami turun langsung meninjau titik lokasi dan melihat apa saja yang dibutuhkan warga. Tadi ada warga yang bilang butuh tenda untuk tenda darurat, kita sediakan terpal dan apabila ada dermawan ingin memberikan bantuan tetap kami terima. Pertama yang dibutuhkan ialah sembako, yang kedua terpal, yang ketiga mungkin perlengkapan-perlengkapan rumah tangga lainnya,” pungkasnya. (Rilis)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku