Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!
Alaku

Sambut Nataru, Dishub Benteng Bersama Stake Holder Dirikan Posko Pengamanan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupten Bengkulu Tengah (Benteng), Ariawan, S. Ip. Selasa, 5 November 2023.

MataDian.Com – Upaya ciptakan kondisi aman dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu pada penyambutan perayaan malam Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhungan (Dishub) Provinsi Bengkulu melakukan Rapat Koordinasi bersama Dishub Kabupaten dan Kota, serta unsur Forkompinda.

Berlangsung di ruang rapat Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu. Selasa, 5 Desember 2023.

Dalam Rakor, turut hadir Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Usai rakor, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkulu Tengah Ariawan, S. Ip, kepada MataDian.Com menjelaskan, bahwa untuk wilayah Kabupaten Benteng, Dishub bersama Stake holder akan melakukan pemantauan aktivitas masyarakat.

Selain pemantauan terhadap masyarakat, Dishub juga melakukan penertiban lalu lintas kendaraan. Apalagi dimalam puncak pergantian tahun, diperkirakan jalan di wilayah Benteng akan dipadati oleh kendaraan, sehingga dapat menyebabkan kemacetan.

Maka dari itu, Ariwan juga menyampaikan, pada perayaan Nataru, pihak Dishub akan mendirikan empat pos pengamanan dibeberapa titik wilayah yang diperkirakan mengalami kemacetan. Diantaranya, Satu di pegunungan, pintu Tol, di Desa Pasar Pedati dan disimpang Kampung Durian (Duren), diperkirakan mengalami kemacetan.

“Kayaknya, yang sangat rame itu , dinataru itu H-1. Dan biasanya juga, arus pulang ke daerahnya H+1. Titik kerawanan, mulai dari daerah Nakau sampai ke Kepahiang, titik kerawanannya di daerah gunung. Makanya, kami selalu berkoordinasi bersama stake holder lainnya, khusnya Lantas Polres Bengkulu Tengah dan lainnya selalu Standby (siaga, red) 1×24 jam di Posko tersebut”, jelas Ariawan.

Lanjut Ariawan, Pos pengamanan disetiap Posko Nataru, akan diisi (dijaga, red) oleh Lantas Polres Bengkulu Tengah, Dishub, BPBD, Dinkes, Damkar dan instansi lainnya yang dibutuhkan.

“Alat yang kita perlukan, kalau dari kesehatan ada Ambulance, tim medis. Kalau ada yang kecelakaan bisa cepat kita tangani. Nah itu, Desember inikan kita sudah masuk musim hujan. Kerawanan kita biasanya yang ada di gunung itu. Biasanya pohon tumbang, longsor. Kita selalu antisipasi. kita selalu bekerja sama dengan pihak PUPR Kabupaten Bengkulu Tengah”, demikian Ariawan. (Dian)

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku