Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tunjang Perekonomian Nelayan, Gubernur Bangun PPN

Foto : Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan  (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi, ST., M. Si

MataDian.Com – Gubernur Bengkulu Prof Dr. Rohodin Mersyah bangun pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN). Di desa Pasar Seluma, Kabupaten Seluma.

Pembangunan pelabuhan bertujuan untuk meningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor perikanan.

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan Dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Syafriandi, ST., M. Si, menyampaikan, bahwasanya memang dari sejak awal Gubernur Bengkulu Dr. Hi Rohidin Mersyah, MMA menginginkan peningkatan masyarakat Bengkulu dari sektor kelautan dan perikanan. Dan dapat dijadikan tolak ukur, sehingga dapat dijadikan andalan peningkatan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Hal itu, disampaikan Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan (Kadis – DKP) Provinsi Bengkulu Syafriandi, diruang kerjanya. Selasa, (13/6/23).

“Alhamdulillah, tahun ini proses lelang sudah kita lakukan. Dalam minggu ini akan kita lakulan titik nol, akandiselenggarakan”, sampai Syafriandi.

Artinya, dengan sudah dilakukannya pelaksanaan titik nol oleh Pemerintah Provinsi tersebut, pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusatara tersebut sudah dapat difungsikan.

“Sebagaimana yang diinginkan oleh Gubernur Rohidin, ‘nanti semua kapal nelayan tradisionil, akan tambat labuh di dalam PPN’. Sehingga masyarakat nelayan tradisionil, tidak akan susah lagi untuk tambat labuh. Dan hasil tangkapan mereka akan dengan mudah untuk dibawa”, tegas Syafriandi.

Lanjut Syafriandi, dalam pelaksanaan titik nol pembangunan PPN itu nanti, banyak pihak yang aka dilibatkan. Seperti Pelakasa, Kontraktor, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati). Karena pembangunan PPN tersebut merupakan salah satu Proyek Strategis Daerah (PSD). ‘Nanti dari pihak Kejati akan kita ajak untuk turun kelapangan’.

Lebih lanjut, dengan adanya PPN di Provinsi Bengkulu (Di Kabupaten Seluma, red), diharapkan semua pengusaha perikanan di Bengkulu untuk meningkatkan jumlah ekspor ikan agar dapat dijual ke luar.

“Kami siap membantu nelayan dari sektor perizinan ke BKPM. ‘Dan semuanya itu gratis’ “, tutup Syafriandi. (Dian)

 

 

 

 

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *